Minggu, 16 November 2014

ANALISIS DAN DESAIN IPv4



TCP/IP
TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet.

Arsitektur TCP/IP
1)      Application
Fungsi Layer Application :
Berfungsi menyediakan servis-servis terhadap software-software yang berjalan pada komputer. Protokol-protokol yang beroperasi pada Application Layer: HTTP, FTP, POP3, SMTP, dll.
2)      Transport
Fungsi Layer Transport :
Transport Layer berfungsi menyediakan servis yang akan digunakan oleh Application Layer. Mempunyai 2 protokol utama yaitu TCP dan UDP.
3)      Internet
Fungsi Layer Internet :
Internet Layer memiliki fungsi sebagai penyedia fungsi IP Addressing, routing, dan menentukan path terbaik. Internet Layer memiliki 1 protokol yaitu TCP/IP.
4)      Network Access
Fungsi Layer Network Access :
Berfungsi mendefinisikan protokol-protokol dan hardware-hardware yang digunakan dalam pengiriman data. Pada layer ini terdapat protokol-protokol seperti ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.

Layanan Protokol TCP/IP
Berikut ini adalah beberapa layanan yang dapat berjalan di atas protokol TCP/IP:
1)      Pengiriman berkas (file transfer). File Transfer Protocol (FTP) memungkinkan pengguna komputer yang satu untuk dapat mengirim ataupun menerima berkas ke sebuah host di dalam jaringan. Metode otentikasi yang digunakannya adalah penggunaan nama pengguna (user name) dan password'', meskipun banyak juga FTP yang dapat diakses secara anonim (anonymous), alias tidak berpassword.
2)      Remote login. Network terminal Protocol (telnet) memungkinkan pengguna komputer dapat melakukan log in ke dalam suatu komputer di dalam suatu jaringan secara jarak jauh. Jadi hal ini berarti bahwa pengguna menggunakan komputernya sebagai perpanjangan tangan dari komputer jaringan tersebut.
3)      Computer mail. Digunakan untuk menerapkan sistem surat elektronik.
4)      Network File System (NFS). Pelayanan akses berkas-berkas yang dapat diakses dari jarak jauh yang memungkinkan klien-klien untuk mengakses berkas pada komputer jaringan, seolah-olah berkas tersebut disimpan secara lokal.
5)      Remote execution. Memungkinkan pengguna komputer untuk menjalankan suatu program tertentu di dalam komputer yang berbeda. Biasanya berguna jika pengguna menggunakan komputer yang terbatas, sedangkan ia memerlukan sumber yg banyak dalam suatu sistem komputer.
6)      Name server yang berguna sebagai penyimpanan basis data nama host yang digunakan pada Internet

Ipv4
Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP, yang menggunakan protokol IPv4. Panjang totalnya adalah 32-bit dan nilai maksimal dari alamat IPv4 tersebut adalah 255.255.255.255, dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung dalam IPv4 umumnya diekspresikan dalam notasi desimal bertitik (dotted – decimal notation), yang dibagi ke dalam empat buah oktet berukuran 8-bit.
Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu sebagai berikut :
1.      Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamatunicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one – to – one.
2.      Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one – to – everyone.
3.      Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one – to – many. 

SSumber :   
http://0ch4.wordpress.com/pengertian-tcpip/


TOPOLOGI JARINGAN


Topologi jarungan merupakan suatu bentuk struktur jaringan yang dibangun atau diinstallasi sesuai dengan kebutuhan dan digunakan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya mengunakan media kabel atau pun wireless.
Jenis-jenis topologi jaringan yaitu :
a.       Topologi fisik (physical topology), yaitu topologi jaringan yang menggambarkan secara fisik tata letak atau keduukan setiap komputer/device yang terhubung menggunakan media komunikasi. Topologi fisik terbagi menjadi 5 yaitu :
Nama topologi
Cara kerja
Kelebihan
Kekurangan
Star
-     Satu sentral dibuat sebagai sentral pusat
-     Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
-     Jika  salah  satu  node  rusak,  maka  jaringan keseluruhan  dapat  down,  sehingga  seluruh  node  tidak  bisa  berkomunikasi  dalam jaringan tersebut
-   Proses pertukaran data yang tidak terlalu rumit.
-   Mudah  dalam  hal  trobel  shooting  jaringan  karena  satu  client  menggunakan  satu  jalur akses.
-   Mudah  dalam  hal  trobel  shooting  jaringan  karena  satu  client  menggunakan  satu  jalur akses
-      Jika switch / hub titik pusat rusak maka seluruh jaringna akan down
-      Jika  terlalu  banyak  pengguna  maka  lalu  lintas  akan  semakin  padat  dan  membuat jaringan menjadi lambat.
-      Jika port dalam HUB / swicth salah satu rusak maka tidak dapat  dipergunakan, bahkan dalam jangka panjang akan merusak port - port yang lain

Bus
-     Node-node dihubungkan secara serial
-     Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel
-     Jika  salah  satu  node  rusak,  maka  jaringan keseluruhan  dapat  down,  sehingga  seluruh  node  tidak  bisa  berkomunikasi  dalam jaringan tersebut
-   Biaya proses instalasi yang cukup murah karena menggunakan sedikit kabel.
-   Pemeliharaan jaringan tidak rumit
-   Mudah dalam penambahan client dan tidak mengganggu jaringan lain
-   Jika salah satu kabel pada jaringan putus, maka akan mengganggu jaringan yang lainnya.
-   Sering terjadi tabrakan data saat proses pengiriman data
-   Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lainnya

Ring
-     Nodenode  dihubungkan  secara  serial  di  sepanjang  kabel,  dengan  bentuk  jaringan  seperti lingkaran
-     Paket-paket  data  dapat  mengalir  dalam  satu  arah  (kekiri  atau  kekanan)  sehingga collision dapat dihindarkan
-     jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
-   Data mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindari terjadinya collision
-   Aliran data mengalir lebih cepat dan melayani aliran lalu lintas yang padat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan server
-   Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan
-   Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan
-   Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang
-   Jaringan bersifat kaku dan tidak dapat dikembangkan untuk kedepannya
Tree
-     Dihubungkan  melalui  sub  node  dalam  satu   central node
-     Digunakan  untuk  interkoneksi  antar  sentral  dengan  hirarki  yang  berbeda.
-     Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas  mempunyai  hirarki  semakin  tinggi
-    Merupakan jaringan yang besar sehingga dapat mengelompokkan antara satu topologi dengan topologi yang lain.
-    Keamanan sangat baik

-   Troubleshooting yang tidak mudah karena mencakup jaringan yang besar.
-   Biaya instalasi yang mahal
-   Kinerja jaringan akan menjadi lambat karena user pengguna semakin banyak

Mesh
-       Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
-       Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, maka akan sulit untuk dikendalikan
-       Memiliki tingkat redudancy yang tinggi, sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station akan mencari link yang lainnya
-       Jalur pengiriman data yang digunakan cukup banyak
-       Tidak berebut jalur pada saat proses pengiriman data
-       Teknik security yang baik
-       Mempunyai jalur cadangan untuk dilewati beberapa paket data
-    Saat proses instalasi sangat membutuhkan banyak kabel
-    Tempat instalasi sempit dan tidak rapi
-    Proses instalasi cukup rumit karena harus menyambungkan jalur satu per satu antar PC komputer


b.      Topologi logic (logical topology), yaitu struktur jaringan komputer yang menggambarkan cara akses yang digunakan oleh setiap komputer atau device yang terhubung kedalam jaringan.
1.      Topologi Broadcast
Suatu  host  mengirimkan  paket  data  ke  seluruh  host  dalam  jaringan melalui media komunkasi
2.      Topologi Token Passing
Mengatur  pengiriman  data  pada  host  melalui  media  dengan menggunakan  token  yang  secara  teratur  berputar  pada  seluruh  host

Template by:

Free Blog Templates